E-learning Spesialis Nomor Satu

30 Juli 2015

Latar Belakang Kedatangan Bangsa Barat Ke Indonesia

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Latar Belakang Kedatangan Bangsa Barat Ke Indonesia - Indonesia merupakan negara yang terkenal akan kekayaan alamnya sejak dulu. Kayu dan batu pun bisa menjadi tanaman, rempah-rempah juga sangat mudah ditemukan di negeri ini. Indonesia sendiri sudah menjadi negara perdagangan pada abad ke-15, namun kebaikan orang Indonesia disalahgunakan oleh bangsa barat seperti Eropa. Eropa yang terkenal dengan teknologi pelayaran dan saat itu sedang dilanda kelangkaan

Keserakahan bangsa Eropa yang menanamkan pemahaman Kolonialisme dan Imperialisme ini menjadi awal perburuan mutiara dari timur. Namun tidak hanya hal diatas, masih ada hal yang melatar belakangi kedatangan bangsa barat ke Indonesia, apa sajakah itu?

Latar Belakang Kedatangan Bangsa Barat ke Indonesia


1. Runtuhnya Kekaisaran Romawi

Kekaisaran Romawi mengalami kejayaan pada masa pemerintahan Kaisar Octavianus Augustus dimana kekuasaanya hampir meliputi selutuh Eropa, Afrika Utara dan Afrika Barat. Namun setelah runtuhnya kekaisaran Romawi ini pada tahun 476 M berakibat pada kemunduran jalinan dagang antara Asia dengan Eropa yang mengakibatkan kehidupan wilayah tersebut semakin merosot

Zaman kemunduran ini disebut dengan istilah Zaman Kegelapan (Dark Ages) dan membuat tatanan hidup bangsa-bangsa di Eropa menjadi kacau balau


2. Perang Salib (Perang Suci)

Perang Salib merupakan perang yang melibatkan masyarakat dari Eropa melawan Turki Seljuk dan orang Arab. Perang ini disebut Perang Salib oleh orang Kristen, dan Perang Suci oleh orang Muslim. Perang ini berlangsung selama 200 tahun dan terbagi menjadi 7 periode

Perang ini disebabkan karena perebutan kota Yerusalem. Akhirnya kota ini dapat direbut kembali dari tangan raja Kristen yang telah berkuasa selama 100 tahun dalam perang Khitin, pahlawan Islam yang terkenal ini bernama Salahuddin Al-Ayyubi. Bangsa barat masih tidak tinggal diam, Raja Richard The Lion Heart dari Inggris menghimbau raja-raja di Eropa untuk merebut kembali kota Yerusalem, namun mereka gagal

Beberapa faktor penyebab Perang Salib : 

1. Adanya larangan bagi peziarah-peziarah Kristen untuk mengunjungi Yerusalem.
2. Merebut Spanyol yang telah tujuh abad dikuasai oleh Dinasti Umayyah.
3. Paus Urbanus berusaha untuk mempersatukan kembali gereja Roma dengan gereja di Romawi Timur, seperti di Konstantinopel, Yerusalem, dan Aleksandria.

Dampak adanya Perang Salib : 

1. Jalur perdagangan Eropa dan Timur Tengah menjadi terputus. Apalagi dengan dikuasainya Konstantinopel, maka para pedagang Eropa mulai mencari jalan lain untuk mendapatkan rempah-rempah secara langsung.
2. Bangsa Eropa mulai mengetahui kelemahan dan ketertinggalan mereka dari orang-orang Islam dan Timur, sehingga mereka mencoba untuk mengejar ketertinggalan itu dengan pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) secara besar-besaran.
3. Adanya motif balas dendam di kalangan orang-orang Kristen terhadap orang Muslim karena kekalahannya dalam peperangan di dunia Timur dalam rangka menguasai jalur perdagangan.

3. Jatuhnya Konstatinopel ke Umat Islam 

Pada tahun 1453 ketika Khalifah Utsminiyah yang berpusat di Turki menguasai Konstatinopel yang sebelumnya termasuk wilayah kekuasan Kerajaan Romawi-Byzantium. Jatuhnya Konstatinopel ini dipimpin oleh Sultan Muhammad II dan menimbulkan kesulitan bagi bangsa Eropa khususnya dalam bidang perdagangan. 

4. Penjelajahan Samudra

Rute Kedatangan Bangsa Barat ke Indonesia
Peta Rute Kedatangan Bangsa Barat Ke Indonesia
Bangsa Eropa terkenal dengan kemahiranya dalam pelayaran, selain itu dalam pencarian rempah-rempah hinggan perburuan mutiara dari timur ada juga faktor yang mendorong penjelajahan samudra, yaitu : 
1. Adanya semangat penaklukan (reconquista) terhadap orang - orang yang beragama islam.
2. Jatuhnya Kontantinople, ibu kota Imperium ke tangan Dinasti Usmani Turki.
3. Adanya keinginan mengetahui lebih jauh mengenai rahasia alam semesta, keadaan geografi, dan bangsa - bangsa yang tinggal di belahan bumi lain.
4. Adanya keinginan untuk mendapatkan rempah - rempah.
5. Kisah penjelajahan Marcopolo ( 1254-1324), seorang pedagang dari Venesia, Italia ke Cina yang dituang dalam buku Book of Various Experience.
6. Ingin memperoleh keuntungan / kekayaan yang sebanyak - banyaknya.
7. Adanya teori Copernicus dan Galileo Galilei.
8. Ambisi 3G ( Gold, Glory dan Gospel ).

 5. Perkembangan Ilmu Pengetahuan

Kemajuan teknologi pada saat itu juga mendorong bangsa barat untuk melakukan penjelahan yang pada akhirnya menemukan bumi Nusantara, penemuan seperti kompas, navigasi dan mesiu juga menjadi hal yang sangat penting. Hal itu dibuktikan dengan diketemukanya benua Amerika oleh Colombus.

Tujuan Kedatangan Bangsa Barat ke Indonesia

Tujuan bangsa Eropa untuk datang ke Indonesia disebut dengan konsep 3G :
1. Gold = Mencari kekayaan
2. Glory = Mencari kejayaan, kekuasaan, kemenangan
3. Gospel = Menyebarkan agama
 Jadi,hal-hal diatas merupakan hal yang melatarbelakangi kedatangan bangsa barat ke Indonesia dengan paham Kolonialisme dan Imperialismenya. Penjajahan bangsa Barat dari Eropa hanya sebentar, tidak selama Belanda yang sampai membentuk kongsi dagang VOC. Semoga teman-teman Eduspensa.com bisa mendapatkan ilmu yang bermanfaat

Related : Latar Belakang Kedatangan Bangsa Barat Ke Indonesia

4komentar:

Poskan Komentar